Articles

Articles Tips

Ingin Menggelar Pernikahan Virtual, 5 Hal Ini Bisa Jadi Panduan Dasar

Ingin tetap melaksanakan niat baik Anda untuk menikah di masa pandemi yang penuh pembatasan? Lakukan ‘siaran’ virtual ke khalayak yang lebih luas dengan panduan ini.

Berapa banyak dari Anda yang harus menunda pernikahan karena datangnya pandemi? Pasti tidak terhitung jumlahnya, baik yang terjadi pada Anda, keluarga dekat, kerabat jauh hingga teman-teman dari berbagai ruang pergaulan. Tidak bisa disangkal, menunda memang jadi keputusan terbaik dengan harapan kondisi akan membaik segera.

Kini, enam bulan sudah berlalu. Anda pun dihadapkan pada pilihan untuk terus menunda atau tetap melanjutkan rencana baik itu. Dan kalau akhirnya Anda tetap memutuskan untuk tetap menikah, berbagai faktor pastinya sudah jadi pertimbangan. Yang jadi pertanyaan, bagaimana membuat pernikahan Anda tetap sesuai dengan pembatasan yang diatur selama masa pandemi ini?

Scale down, itulah jawabannya. Menurunkan skala untuk acara pernikahan ini kuncinya ada pada pengurangan jumlah tamu undangan yang sangat signifikan. Bisa jadi malah sampai angka 90%. Dengan sendirinya, ini juga akan mengurangi skala dari pos-pos yang lain seperti venue, dekorasi, sampai katering

Tapi tentunya Anda tetap ingin berbagi peristiwa penting ini dengan sebanyak mungkin orang. Solusinya, pernikahan bisa tetap ‘disiarkan’ secara virtual kepada khalayak yang lebih luas. Dan tidak jauh beda dari pesta pernikahan normal, pernikahan ala virtual ini juga harus direncanakan dengan seksama. Berikut 5 panduan dasar untuk Anda yang ingin menyiarkan pernikahan Anda secara virtual.

 

1. Tentukan Platform

Banyak platform yang bisa digunakan untuk ‘menyiarkan’ pernikahan Anda dan pasangan secara virtual. Media sosial seperti Facebook Live atau Instagram live menjadi pilihan yang populer. Anda bisa membuat setelan supaya hanya orang-orang terdekat saja yang bisa melihat secara live, bukan publik. Seperti di Instagram, misalnya Anda bisa membuat daftar close friends.

Zoom atau Google Meeting juga bisa menjadi pilihan yang tidak kalah seru. Anda bisa membuatnya satu arah dengan menyebar link ‘meeting’ ke para tamu undangan virtual, sehingga tamu hanya bisa melihat acara pernikahan yang disiarkan. Tapi Anda juga bisa membuat pengaturan supaya Anda bisa melihat wajah para tamu virtual ini dan sesama tamu bisa melihat tamu yang lain. Pastikan saja suara para tamu di-mute saat momen tertentu (misalnya akad nikah) untuk menjaga kekhidmatan suasana.

2. Kirimkan Undangan

Undangan elektronik bisa Anda kirimkan via email satu minggu sebelum acara berlangsung dan mengirim reminder satu hari sebelumnya via Whatsap. Info yang ada dalam undangan cukup menyertakan acara, jam dan durasi acara. Sertakan juga nama akun, link meeting atau meeting ID berdasarkan platform yang sudah ditentukan sebelumnya.

Untuk membuat suasana lebih lively, Anda pun bisa menyertakan pilihan opsional bagi para tamu kalau ingin memakai pakaian dengan dress code tertentu saat ‘hadir’ di pernikahan virtual. Misalnya, kalau kedua mempelai memakai pakaian pengantin bertema putih, tamu bisa diminta untuk memakai pakai bertema colorful yang ceria. 

3. Siapkan Gadget Yang Memadai

Harus diakui pernikahan virtual sangat bergantung kepada teknologi. Sehingga, gadget yang memadai dan koneksi data yang bisa diandalkan akan sangat menentukan kelancaran berjalannya acara. Tentukan gadget apa saja yang akan digunakan, seperti laptop dan handphone. Pastikan spesifikasi gadget memadai agar performanya maksimal. Tentukan juga jumlahnya, sesuai dengan titik-titik yang dianggap strategis atau sesuai pergerakan yang direncanakan.

Kalau Anda ingin bisa menyaksikan wajah-wajah tamu undangan virtual dari Zoom atau Google meeting, tentunya akan merepotkan kalau harus berulang kali melihat ke layar laptop yang relatif kecil. Sebagai alternatif, Anda bisa memasang layar berukuran besar yang diproyeksikan dari laptop. Tempatkan layar di posisi yang mudah Anda lihat tapi tidak mengganggu pemandangan secara keseluruhan.

4. Tim Digital Khusus

Agar virtual wedding Anda berjalan aman, lancar dan terkendali, akan lebih baik kalau sejak awal Anda membuat tim khusus digital yang akan menangani ‘siaran’ acara pernikahan. Karena pernikahan ini akan dihadiri orang-orang terdekat saja, kemungkinan sahabat-sahabat atau kerabat keluarga dekat Anda dan pasangan yang jadi bagian dari tim.

Selain dibutuhkan satu atau dua ‘admin’ khusus untuk bertanggung jawab meng-handle ‘live stream’ di platform yang akan digunakan, dibutuhkan juga teknisi untuk menangani layar proyektor kalau Anda memutuskan menggunakannya.

Angle pengambilan gambar bisa didiskusikan sebelum acara berlangsung. Ini penting agar siaran tetap terasa indah dan eksklusif dengan adegan-adegan yang menunjukkan detail seperti cincin pernikahan yang dipakai, atau detail kebaya sang mempelai wanita. Dibutuhkan juga kepekaan sang admin menangkap ekspresi wajah baik dari kedua mempelai atau pun yang hadir langsung di acara pernikahan.

Siaran pernikahan Anda juga akan lebih terkonsep kalau Anda menyertakan seorang MC yang akan membimbing audiens virtual melalui satu demi satu tahapan acara. Jangan lupa siapkan musik yang bisa mengisi kekosongan antara satu tahapan acara ke acara berikutnya.

Seperti kita tahu, selalu ada kemungkinan gangguan saat siaran berlangsung, jadi pastikan tim digital yang ada bisa menangani kendala saat di lapangan. Kalau perlu, terapkan beberapa skenario sekaligus saat perencanaan untuk meminimalisir masalah. Beberapa skenario ini memuat rencana-rencana cadangan saat masalah koneksi atau gadget muncul.

5. Sesuaikan Fotografi

Foto-foto pernikahan tentunya juga harus disesuaikan untuk ikut menyertakan para tamu virtual. Serahkan kepada tim fotografi untuk menyiapkan semacam storyboard agar hari indah Anda terekam dengan baik dan indah meskipun dilakukan dengan cara yang sangat berbeda di tengah pandemi. Anda juga bisa menyiapkan kamera polaroid yang bisa menangkap momen secara instan.

Tidak hanya foto-foto di lokasi acara, Anda juga bisa meminta para tamu untuk mengambil foto saat mereka ‘menghadiri’ pernikahan virtual Anda. Ini bisa berupa foto dengan gadget yang dipakai atau pun foto pose mereka pribadi saat menyaksikan acara. Masukkan foto-foto para tamu ke dalam kompilasi foto pernikahan virtual Anda. Pasti akan jadi rekaman momen unik yang akan jadi cerita penuh sejarah di hari pernikahan Anda.

Kalau ada satu pelajaran yang penting yang bisa diambil dari terjadinya pandemi adalah betapa ada hal-hal di dunia ini yang bisa terjadi di luar kendali. Tapi di saat yang sama, mau tidak mau kita juga jadi belajar untuk mengurutkan ulang berbagai prioritas dalam hidup. Jadi, saat Anda sudah menerapkan 5 panduan pernikahan virtual di atas tapi ada hal-hal yang masih berjalan tidak sesuai harapan, berbesar hati saja. Yang penting, ikrar cinta Anda berdua akhirnya sudah bisa terlaksana. Tidak ada hal lebih indah dalam masa suram ini untuk menghabiskannya bersama dengan orang tercinta. For better or worse, I’m with you…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *