Articles

Articles Stories

5 Alasan Mengapa Solitaire Ring Menjadi Ikon Saat Melamar

Tidak ada model cincin yang lebih indah dan ikonik dari solitaire ring saat momen proposal. Ini 5 hal yang menjadi alasannya.

Solitaire ring sudah menjadi ikon saat pria mengajukan proposal atau lamaran kepada wanita. Itu jadi hal yang sulit dibantah. Budaya populer berkontribusi menciptakan fenomena ini. Dari adegan-adegan di film, alur cerita di dalam novel, kata-kata puitis dalam lirik lagu, sampai eksistensi media sosial di hari ini. Proposal sangat identik disimbolkan dengan cincin tunangan solitaire yaitu cincin bermata batu tunggal (bisa berupa berlian ataupun batu mulia) yang begitu mencuri perhatian.

Kehadiran cincin solitaire dalam scene saat melamar melibatkan begitu banyak emosi. Dari romantisme sang pria yang sangat penuh perencanaan saat menciptakan momen yang tepat untuk melamar kekasih hatinya. Belum lagi keberanian untuk ‘popping the question’ dengan segala risiko jawaban yang akan ia terima kemudian.

Dari pihak wanita sendiri, faktor ‘surprise’ tentu akan jadi hal yang sulit dibuat-buat saat melihat pria bertekuk lutut sambil menunjukkan cincin solitaire tanda proposal. Saat lamaran diterima, rasa terharu dan bahagia langsung menerjang masuk bersamaan. Betapa tidak, momen seorang menanyakan kesediaan kita untuk menjadi pasangan seumur hidup tentu bukan hal yang bisa dianggap remeh. Ini adalah salah satu momen hidup yang akan diingat sepanjang masa.

Being in the precious moment, itulah makna kehadiran solitaire engagement ring dalam scene lamaran. Tentunya, keindahan cincin proposal solitaire itu sendiri juga menambah makna yang tidak kalah berkesannya. Ini dia 7 alasan mengapa solitaire ring menjadi ikon saat melamar orang tercinta.

 

1. Solitaire Ring Is Precious

Saat bicara soal solitaire ring, kita akan dihadapkan pada dua pilihan, yaitu solitaire dengan berlian atau batu mulia. Keduanya punya nilai yang begitu tinggi dan diasosiasikan dengan perasaan cinta itu sendiri.

Berlian adalah materi paling keras yang ada di bumi ini. Jutaan tahun proses yang dilaluinya di perut bumi menjadikannya begitu tangguh dan tidak mudah hancur. Dari raw diamond, proses menciptakan berlian yang berkilau pun membutuhkan keahlian tinggi. Bayangkan kalau berlian jadi simbol cinta. Ada unsur perasaan kuat yang menjadi dasarnya dan unsur memelihara secara terus menerus sehingga bisa cinta bisa terus ada dan abadi.

Tidak jauh beda dengan batu mulia. Dengan warna-warnanya yang begitu khas dan berkarakter, batu mulia adalah elemen yang sangat langka dan berharga di bumi ini. Keindahan yang dikeluarkan oleh batu mulia juga tercipta dari proses jutaan tahun di dalam bumi. Batu rubi, safir, emerald dan citrine adalah empat batu mulia yang paling populer digunakan dalam solitaire ring. Sungguh jadi simbol indahnya cinta yang sulit untuk dikalahkan.

 

2. Keindahan Berlian Yang Sulit Ditandingi

Kilau berlian sungguh adalah elemen yang sulit dicari tandingannya. Dengan memperhitungkan kualitas 4C tertinggi pada berlian (Cut, Color, Clarity dan Carat), berlian tampil brilian dengan merefleksikan cahaya yang masuk ke dalamnya.

Ini terutama berasal dari berlian berbentuk bulat yang mampu memaksimalkan masuknya cahaya dari bagian atas sekaligus menunjukkan keindahan di bagian dalam berlian. Inilah kenapa sebanyak 53% solitaire diamond ring mengambil berlian berbentuk bulat.

Berbagai setting berlian pada cincin solitaire juga bisa menambah unsur keindahan cincin berlian sebagai ikon lamaran. Dari model yang paling sederhana yaitu band polos dengan berlian utama di bagian tengah, model dengan pave diamond pada band yang membuat kesan glamour, sampai model dengan berlian kecil yang mengelilingi berlian utama yang memberi kesan berlian terlihat lebih besar dari aslinya.

 

3. Menjadi Pusat Perhatian

Bisa dibilang, memakai cincin solitaire sebagai tanda pertunangan adalah mimpi bagi banyak wanita. Saat media sosial menampilkan seorang wanita memperlihatkan cincin tunangan solitaire di jari manisnya, bisa dipastikan aura bahagia akan memancar di saat yang sama, bukan? Itulah keajaiban yang bisa diberikan oleh solitaire ring.

Saat memakai cincin tunangan solitaire, di saat yang sama juga jadi ‘pengumuman’ ke dunia kalau sang wanita telah bertunangan dan akan segera menikah. Ini akan menjadi conversation starter yang sangat efektif dan secara otomatis menjadikan sang wanita pusat perhatian. Kapan dan bagaimana sang wanita dilamar, siapa pria yang memberikannya, dan kapan dan bagaimana pernikahan akan dilangsungkan. Begitu banyak cerita yang bisa diurai hanya dengan kemunculan sebuah solitaire ring.

 

4. Kesederhanaan Yang Jadi Kunci

Kalau diperhatikan dengan lebih seksama, lepas dari berlian atau batu mulia yang menjadi penghias utamanya, sebagian besar cincin solitaire memiliki model yang sangat sederhana, yaitu plain band dengan satu batu utama di bagian tengah. Ini menjadikannya sangat klasik dan timeless.

 Artinya, cincin solitaire tidak terlalu terpengaruh dengan tren kekinian. Wanita pun bisa memakainya sampai waktu tidak terbatas, bersamaan dengan cincin kawin. Cincin solitaire akan abadi, baik dari segi tampilan maupun makna yang disimbolkannya.

Kesederhanaan model solitaire ring juga membuatnya sangat versatile atau fleksibel untuk dimasukkan ke berbagai gaya untuk tampilan keseluruhan. Cincin berlian bisa tampil chic di tampilan kasual atau juga bisa jadi glamour di tampilan yang formal dan elegan. Saat dipadukan dengan perhiasan lain pun, cincin solitaire yang sederhana pun bisa masuk ke dalam berbagai model yang kemudian saling melengkapi.

 

5. Pilihan Paling Aman

Pemberian solitaire ring saat scene lamaran sering menjadi elemen surprise dari pria kepada pasangan wanitanya. Tidak hanya momennya, namun juga model cincin yang diberikan saat proposal.

Namun tahukah Anda, menurut data dari banyak rumah perhiasan, tidak semua wanita menyukai model cincin tunangan yang mereka terima saat proposal (meski ini tidak mempengaruhi keputusan mereka menerima lamaran sang pria). Ini terjadi terutama pada kasus cincin-cincin tunangan dengan model yang tidak standar.

Itulah mengapa penting untuk memilih cincin solitaire dengan model yang basic sebagai pilihan yang paling aman. Pengecualiannya adalah kalau sang pria sangat tahu selera pasangannya sehingga kemungkinan sang wanita tidak menyukainya  sangat kecil.

Belakangan, makin marak pasangan yang mencari bersama cincin tunangan mereka untuk meminimalisir risiko ketidaksukaan tadi. Kalau kedua pihak sudah memegang komitmen yang pasti, ini bukanlah hal yang tabu dilakukan. Tentunya, momen pemberiannya tetap bisa direncanakan secara surprise.

 

Kesimpulannya, sungguh tidak mudah menggantikan solitaire ring sebagai ikon saat melamar calon pasangan. Keindahannya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Simbolisasinya akan cinta pun tidak bisa disangkal. Tidak kalah penting faktor practicalities yang terkesan remeh namun sebenarnya tidak kalah penting. Sudah menyiapkan solitaire ring untuk calon belahan jiwa Anda?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *